DARI ANAK MAGANG JADI RAPPER MILIYUNER, BEGINI KRONOLOGI DITANGKAPNYA P. DIDDY

 

riska.mystory.id - Sean John Combs a.k.a Puff Daddy atau P Diddy, yang sedang naik daun karena kasusnya yang super mind blowing. Diduga terlibat dan sebagai pelaku dari berbagai kasus pelecehan, kekerasan seksual, human trafficking dan banyak lagi, korbannya dari berbagai kalangan hingga beberapa artis Hollywood.

 

P. Diddy Kecil dan kehidupan Pribadi


Sean John Combs a.k.a Puff Daddy atau P. Diddy

 

Sean John Combs lahir pada tanggal 4 November 1969, di lingkungan Harlem, New York City. Dibesarkan di Mount Vernon, New York, ibunya Janice Combs dulunya seorang model dan asisten guru dan ayahnya, Melvin Earl Combs, bertugas di Angkatan Udara A.S. yang Pada usia 33 tahun, ditembak mati saat duduk di mobilnya di Central Park West, saat Combs masih berumur dua tahun. Combs memiliki seorang saudara perempuan, mereka dibesarkan dalam hidup yang pas-pasan.

 

Namun demikian Combs tetap mendapat pendidikan yang baik, dia  lulus dari Mount Saint Michael Academy, sebuah sekolah Katolik khusus anak laki-laki, pada tahun 1987. Saat kecil Combs diberi julukan “Puff” karena kebiasaannya  “mengembuskan napas panjang” ketika dia marah.

 

P. Diddy adalah ayah dari tujuh orang anak dari beberapa wanita, seperti Dari penata gaya Misa Hylton, Kimberly Porter, Sarah Chapman , Dana Tran. Salah satu anaknya ada yang kembar perempuan. P. Diddy juga menjalin hubungan selama 11 tahun dengan seorang penyanyi Cassie Ventura dari 2007 hingga 2018. Dari Cassie inilah malapetaka Sean John Combs atau P Diddy berawal.

 

Pendidikan dan Awal Karir

 

Andre Harrel dan P. Diddy

Lulus SMA Combs lalu melanjutkan studi di Universitas Howard jurusan bisnis. Kemudian P. Diddy menjadi pekerja magang di Uptown Records New York pada tahun 1990. Ternyata P Diddy memang berbakat di dunia musik. Di bawah bimbingan pendiri label Andre Harrell dan dengan kemampuan meremix lagu yang membuatnya diakui di Uptown records, menghasilkan remix lagu bagi beberapa artis.

 

Nampaknya dunia music memang takdir P. Diddy, karena tak lama setelah keluar dari Uptown pada tahun 1993, P. Diddy mendirikan labelnya sendiri Bad Boy Records. Dia lalu menghasilkan album-album dan lagu juga memproduseri sejumlah artis seperti Mary J Blide, Usher, TLC dan lain sebagainya. Salah satu lagu terpopuler yang saya ingat adalah I’ll be missing you sebagai lagu persembahan kepada temannya Notorious BIG atau Christopher George Latore Wallace atau Biggie smalls yang meninggal.

 

Selain dunia  Musik, P. Daddy juga merambah ke bidang usaha lain yang tidak jauh dari hiruk pikuk dunia hiburan, seperti perusahaan clothing, parfume, restoran, merancang jersey, usaha minuman alcohol, menanam saham di Revolt TV dan lain-lain. P. Diddy menjadi sangat kaya karena itu, kemampuan bermusik dan kemampuan wirausaha membuat dompet dan rekening P Diddy sangat gendut.


                                                          P. Diddy dan Jay Z

 

P.Diddy juga sering terlibat dalam kegiatan amal, dia mendirikan Daddy's House Social Programs, sebuah organisasi untuk membantu kaum muda pada tahun 1995. Bersama dengan Jay-Z, dia menjanjikan $1 juta untuk membantu korban Badai Katrina pada tahun 2005, dan menyumbangkan pakaian dari merk Sean John miliknya kepada para korban. Dia juga menyumbangkan komputer dan buku-buku ke sekolah-sekolah di New York.

 

P. Diddy dan Berbagai Perseteruannya


                                                                        Tupac Shakur

Terlepas dari semua itu, P. Diddy adalah orang yang temperamen, gampang tersulut dan sangat kompetitive, dia merasa dia adalah yang terbaik. Dia beberapa kali berseteru dan berkelahi dengan sesama artis, seperti dengan tupac shakur. Awalnya mereka berteman lalu ada perseteruan hingga mereka terbagi dalam rapper East Coast dan West Coast. Tupac Shakur juga pernah menyindir P. Diddy dalam sebuah lagu, dan pernah mengatakan di sebuah wawancara stasiun TV bahwa dia tahu semua kedok dan kejahatan P Diddy. Kemudian Tupac Shakur meninggal pada tahun 1996 secara tragis karena ditembak.  P Diddy dan temannya Notorious BIG  dicuriga sebagai dalang kematian Tupac. Pada tahun 2009, Los Angeles Times mengklaim bahwa Notorious B.I.G. dan Combs mendalangi perampokan dan penembakan Tupac pada tahun 1996. Namun berita itu kemudia dicabut.

 

Steve Stoute adalah salah satu yang pernah dihajar P Diddy karena tidak mendengarkan permintaan P. Diddy untuk mengahapus adegan Music Video lagunya dimana ada adegan P. Diddy di salib. Akibatnya P. Diddy dihujat, dia marah dengan Steve stone dan melampiaskan kemarahan kepada Steve Stoute dengan memukulinya. P. Diddy juga terkena kasus pelanggaran senjata api di Club dengan temannya, namun hebatnya hanya temannya yang dihukum. Selain itu ada juga tuduhan – tudahan lainnya yang membuatnya terseret dalam masalah hukum. Yang seringnya diselesaikan dengan cara uang.

 

P. Diddy dan Wanita

 

Selain gemar berkelahi, P Diddy sangat senang menunjukan kekuasaannya pada wanita, kalau dijabarkan nampaknya akan banyak sekali, namun berikut sedkit rangkuman dari sekian banyak kasusnya.

 

P. Diddy and Cindy Rueda

Pada Mei 2017, Cindy Rueda, yang sebelumnya menjabat sebagai koki pribadi P. Diddy, mengajukan gugatan terhadap P. Diddy di Pengadilan Tinggi Los Angeles County, dia mengatakan telah dilecehkan secara sexual. Gugatan tersebut diselesaikan dengan nilai yang dirahasiakan pada bulan Februari 2019.

                                                               Gina Huyn

Pada tahun 2019, pada sebuah podcast, seorang wanita bernama Gina Huyn meceritakan bahwa dia sudah berselingkuh dengan P. Diddy saat P. Diddy masih menajlin hubungan dengan Cassie Ventura. Gina menceritakan bahwa P. Diddy orang yang secara emosional sangat labil, Gina sering di siksa secara fisik dan mental dan dibanding-bandingkan dengan pcarnya Cassie. Gina juga pernah diberikan uang $5000 sebagai imbalan agar Gina mengaborsi anak P. Diddy yang dikandungnya.

 

Tahun 2023 Awal Kehancuran P. Diddy

 

Pada 16 November 2023 penyanyi Cassie Ventura menjadi kuncian dan penyebab awal kejatuhan karier P Diddy. Cassie yang sudah menjadi mantan kekasih P. Diddy menjadi perintis yang berani buka suara atas perilaku kontroversi P. Diddy. Cassie menggugat P. Diddy ke Pengadilan Manhattan atas tuduhan tindakan abusif dan kekerasan seksual selama mereka bersama antara 2007 hingga 2018. Cassie pernah diminta melakukan hubungan dewasa dengan prostitute laki - laki, sementara P. Diddy menonton mereka. Dalam gugatan, Cassie juga menyebut P Diddy adalah dalang peledakan mobil rapper Kid Cudi karena motif cemburu.

 

                                                              P.Diddy and Cassie Ventura


Banyak yang menyangsikan kesaksian Cassie karena, karena bagaimana mungkin baru sekarang dia angkat bicara , setelah 11 tahun bersama. Sehingga Cassie dituding hanya ingin memeras P. Diddy saja. Karena mereka akhirnya menyelesaikan gugatan itu dengan kesepakatan sejumlah uang. Hal ini makin menguatkan tuduhan bahwa Cassie hanya ingin memeras P. Diddy.

 Tuntutan Cassie seakan membuka keberanian para korban lama lainnya untuk angkat bicara.

23 November 2023, seorang perempuan anonimus menggugat P Diddy karena disebut telah melakukan pelecehan seksual dan memukulnya.

 

Sementara, gugatan lainnya diajukan perempuan bernama Joi Dickerson-Neal. Joi menyebut pad atahun 1991 P. Diddy mencekokinya dengan narkoba, melakukan pelecehan seksual kepadanya saat masih kuliah. P. Diddy disebut merekam kejadian itu kemudian menyebarkannya di kalangan industri musik. Banyak dari korban yang baru menuntut P. Diddy mungkin karena dulu mereka menghadapi tekanan, apalagi P. Diddy mempunya uang dan kuasa. Ternyata memang perilaku freaknya sudah dilakukan sejak dulu dan P. Diddy masuk ke dunia yang memungkinkan baginya untuk mengeksplore tindakan freaknya itu lebih jauh,

 

Pada 28 November 2023, Setelah menghadapi tiga gugatan sekaligus dalam waktu berdekatan, P Diddy mundur dari posisinya sebagai pimpinan Revolt. Revolt merupakan jaringan televisi kabel digital dan perusahaan media yang didirikan P. Diddy 21 Oktober 2013.

 

Gugatan keempat muncul pada 6 Desember 2023, P. Diddy menghadapi gugatan dengan tuduhan yang sama dari tiga gugatan sebelumnya. Seorang wanita bernama Jane Doe mengaku jadi korban pelecehan seksual P. Diddy dan dirudapaksa oleh P Diddy, mantan bos label Bad Boy Records, Harve Pierre, dan seorang lainnya. Jane Doe mengaku peristiwa ini dialaminya pada 2003, saat dirinya masih berusia 17 tahun. Namun Pada 10 Mei 2024, P. Diddy meminta juri federal menggugurkan salah satu gugatan terhadapnya, karena gugatan yang dilayangkan Jane Doe sudah terlalu jauh dari waktu kejadian yang diklaim. P Diddy juga mengaku tak terlibat atas gugatan yang dilayangkan Jane Doe.

 

Seakan efek bola salju, kasus P. Diddy makin bermunculan. Pada 26 Februari 2024 Produser musik Rodney ‘Lil Rod’ Jones mengajukan gugatan yang menuduh P.  Diddy melakukan pelecehan seksual dan  ancaman. Rodney ‘Lil Rod’ Jones yang pernah menjadi karyawan P. Diddy mengaku mendapatkan hal itu  saat berada di studio dengan meraba salah satu bagian tubuhnya. Lil Rod mengaku P. Diddy juga merayunya untuk melakukan aktivitas dewasa bersama seorang lainnya. Bahkan, Lil Rod mengatakan P Diddy pernah memintanya untuk mencari pekerja prostitute yang beberapa di antaranya di bawah umur.

 

Semua tuntutan ini seakan membenarkan gugatan Cassie Ventura dahulu menghapuskan image bahwa Cassie Ventura hanya ingin memeras P. Diddy.

P Diddy Harus Pasrah Digerebek

 

Rumah P.Diddy dalam Investigasi


25 Maret 2024 Setelah rentetan lima gugatan dalam waktu berdekatan, Polisi akhirnya menggerebek rumah P Diddy. Agen federal menggerebek rumah P Diddy di Los Angeles dan Miami. P Diddy tidak ada di rumah saat itu, meskipun putra-putranya  ada.

 

Saat penggerebekan ditemukan sejumlah narkotika, tiga senapan AR-15 dengan "nomor seri yang dirusak," amunisi, magasin drum dan bukti yang sesuai dalam gugatan Cassie. Saat penggerebekan juga ditemukan lebih dari 1.000 botol minyak bayi dan pelumas yang semakin menguatkan dugaan P. Diddy melakukan sejumlah pelecehan dan kekerasan seksual terhadap sejumlah korban. Bahkan karena fakta ini banyak video-video pendek yang memparodikan penemuan baby oil di rumah P. Diddy.


                               Temuan Baby Oil Rumah P.Diddy Saat Investigasi


Sehari setelah penggerebekan rumahnya yaitu 26 Maret 2024, P. Diddy mengecam tindakan aparat tersebut. Melalui pengacaranya, Aaron Dyer, P. Diddy menyebut penggerebekan rumahnya itu berlebih bahkan seperti mengerahkan kekuatan militer dan memburu penyihir.

 

Usai pengecaman penggerebekan rumahnya oleh polisi, P. Diddy secara tiba-tiba menjual seluruh sisa sahamnya di Revolt kepada sosok misterius. Tindakan P Diddy ini sempat menjadi tanda tanya besar mengingat Revolt adalah perusahaan yang ia rintis dan telah memberikan pundi-pundi kepadanya,

 

Masih di 26 Maret 2024 Di hari yang sama usai P Diddy menjual sahamnya, majalah berita mingguan Newsweek merilis daftar nama-nama artis atau selebriti Hollywood yang namanya ada di dalam gugatan P Diddy. di antaranya Stevie J - mantan pacar Nicki Minaj, seorang pemenang Grammy - Yung Miami, Pangeran Harry, Cassie Ventura, Uskup T.D. Jakes, Georgia Mass Choir, Donald Lawrence, The Clark Sisters, dan Jose Cruz.

 

Pada 17 Mei 2024 CNN menerbitkan rekaman CCTV yang diperolehnya dari bulan Maret 2016 yang memperlihatkan P. Diddy mengejar Cassie di koridor sebuah hotel di Los Angeles sebelum memukul dan menendangnya di dekat lift. Karena sudah tidak bisa mengelak dan gelombang protes semakin kuat atas video yang tak bisa dibantah, P. Diddy akhirnya pada19 Mei 2024 untuk pertama kalinya menyatakan permintaan maaf kepada Cassie atas kekerasan yang dia lakukan kepadanya pada tahun 2016.

 

Seakan jamur di musim hujan yang mudah bermunculan, datang lagi Gugatan baru dari seorang model, pada  21 Mei 2024 seorang model wanita bernama Crystal McKinney. mengaku alami pelecehan seksual berupa pemaksaan oral seks dari P. Diddy di kamar mandi sebuah studio di New York pada 2003. Dalam gugatannya, Crystal McKinney mengaku dicekoki alkohol dan ganja sebelum dipaksa untuk melakukan itu. Crystal McKinney juga menggugat label milik P. Diddy, merk busana Combs, dan Universal Music Group karena memberikan orang seperti P. Diddy memiliki jabatan yang memungkinkan terjadinya peristiwa tersebut.

 

P. Diddy Ditahan

 

                                     P. Diddy Dalam Video Minta Maaf Pada Cassie Ventura

Setelah penggerebekan rumah pada Maret 2024, 6 bulan kemudian, P. Diddy akhirnya ditangkap pada16 September 2024, setelah melalui proses penyelidikan dan investigasi. P Diddy akhirnya ditangkap atas serangkaian pelanggaran, termasuk kejahatan kekerasan terhadap perempuan. P. Diddy ditangkap saat berada di lobi hotel bintang lima Manhattan, New York pada 16 September 2024.
Menurut People, P Diddy telah ditempatkan dalam pengawasan bunuh diri. Karena kalau dia mengakhiri hidupnya maka sulit untuk melanjutkan kasus yang menjerat P. Diddy. P. Diddy saat ini ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn, New York.

 

P Diddy harus menghadapi bebbagai dakwaan, Pada 24 September 2024 P. Diddy didakwa dengan perdagangan seks, pemerasan dan pelanggaran pemerasan atas pelanggaran serius yang juga termasuk transportasi prostitusi. Jaksa federal pada hari Selasa 24 September 2024 mendesak pengadilan untuk penahanan hingga persidangan. Dakwaan P Diddy ditulis dalam pengaduan setebal 14 halaman.

P Diddy berusaha mengajukan penangguhan penahanan pada 30 September 2024 sambil menunggu persidangan dengan jaminan 50 juta dolar (Rp 760 miliar), yaitu tahanan rumah dan pembatasan pengunjung. P Diddy juga berjanji tak akan bertemu wanita selama masa penangguhan penahanannya. Namun Hakim menolaknya. Hakim Distrik AS Andrew Carter menyebut, membebaskan P. Diddy berisiko bagi keselamatan masyarakat dan saksi dan bisa mengancam atau mempengaruhi saksi dalam kasus tersebut.

 

Pada 3 Oktober 2024 Hakim baru ditunjuk tangani kasus P Diddy yaitu Hakim Arun Subramanian. Subramanian merupakan hakim yang pertama kali dinominasikan Presiden Joe Biden pada tahun 2022 dan menjabat pada tahun 2023.

 

Sidang perdana P Diddy dijadwalkan pada 9 Oktober 2024 P Diddy di Pengadilan Distrik New York. Yaitu pada saat saya merangkum kronologi penangkapan P. Diddy ini.

 

Sebetulnya masih banyak berita yang muncul efek dari kasus P. Diddy ini. Di artikel ini saya baru mengupas  informasi kronologi bagaimana P. Diddy bisa tertangkap. Orang yang selama ini saya tahu adalah Artist Rap di era 90na sampai 2000an, ternyata seorang milyuner yang temperamen dan merasa superpower terhadap siapapun sehingga dia merasa bisa melakukan apapun sesuka hatinya.

 

Di Artikel selanjutnya akan dibahas segala konspirasi dan artis-artis yang terlibat dan diduga sebagai korban kegilaan dan kekejaman rapper Sean John “P. Diddy” Combs. Readers bisa juga menonton video kronologi penangkapan P. Diddy di sini :